Laju Pertumbuhan Penduduk di Pangkalpinang Naik 3,35 Persen, Ini Penyebabnya

0

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Setelah laju pertumbuhan ekonomi di Pangkalpinang, naik menjadi 9,27 persen, kini giliran laju pertumbuhan penduduk naik sebesar 3,35 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pangkalpinang, Darwin mengatakan, berdasarkan data base jumlah penduduk pada tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Dimana pada tahun 2020 jumlah penduduk di Pangkalpinang sebanyak 217.753 jiwa. Sedangkan pada akhir tahun 2021 nah di tahun 2021 meningkat menjadi 225.162 jiwa.

“Kalau dijumlahkan itu pertumbuhan penduduk bertambah sekitar 7.409 jiwa yang terdata sebagai warga tetap dan 2.105 warga non permanen atau domisili,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (15/3/2022).

Darwin menuturkan, meningkatnya laju pertumbuhan penduduk ini dipicu oleh beberapa faktor satu di antaranya Pangkalpinang telah menjadi magnet bagi masyarakat luar yang berkeinginan untuk menetap.

Lalu diperkuat dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai naik pada tahun 2021 dan turut dipercantik dengan ikon-ikon ciri khas Pangkalpinang, ditambah keterbukaan dari masyarakat Pangkalpinang sendiri terhadap warga pendatang.

“Penduduk di sekitar wilayah terutama di Bangka Tengah dan Bangka untuk menetap. Sah secara de jure itu pindah jiwa ke Pangkalpinang, dari  Kabupaten Bangka juga di beberapa data yang kami lihat ada juga dari Bangka Selatan pindah ke Pangkalpinang,” terang Darwin.

Di sisi lain lanjut dia, berdasarkan jumlah penduduk luar daerah yang melaporkan ke dinas Dukcapil di tahun 2021 itu tercatat sebanyak 2.105 jiwa yang melapor. Dengan begitu saat ini terdata sebanyak 9.514 jiwa yang melaporkan di data base penambahan jumlah penduduk.

Ada beberapa wilayah di Kota Pangkalpinang yang mengalami peningkatan yang signifikan. Paling banyak berada di Kecamatan Gerunggang bertambah 2.852 jiwa atau 6,10 persen. Disusul Kecamatan Gabek sebanyak 1.962 jiwa atau 5,78 persen dan Kecamatan Bukit Intan sebesar 1.879 jiwa atau 4,72 persen.

“Untuk Kelurahan ada di Jerambah Gantung bertambah 990 jiwa atau 16,33 persen, Kelurahan Air Kepala Tujuh 998 jiwa atau 13,38 persen dan Kelurahan Temberan 774 jiwa atau 12,34 persen,” sebutnya.

Akan tetapi kata Darwin, ada beberapa kecamatan yang berkurang jumlah penduduknya seperti Kecamatan Taman Sari lantaran tidak ada pengembangan daerah untuk pembangunan perumahan.

Pengembangan daerah sendiri paling banyak ada di Gabek terutama di Jerambah Gantung dan Selindung dengan pengembangan perumahan subsidi.

“Jembatan Jerambah Gantung yang menjadi ikon Kota Pangkalpinang yang di bangun pada tahun 2021 kemarin itu menyebabkan banyaknya penambahan perumahan di situ berikut di Tuatunu Indah dan Air Kepala Tujuh banyak sekali,” ungkapnya.

Oleh karena itu Darwin berharap, seiring pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat diharapkan pertumbuhan ekonomi juga terus naik akan keduanya terus berjalan seimbang.

“Ini juga melihat kesuksesan pimpinan daerah kita pak Molen sebagai wali kota, karena ini Pangkalpinang berbeda dengan dahulu,” tegas Kadis Dukcapil. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)



Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Laju Pertumbuhan Penduduk di Pangkalpinang Naik 3,35 Persen, Ini Penyebabnya  , https://bangka.tribunnews.com/2022/03/15/laju-pertumbuhan-penduduk-di-pangkalpinang-naik-335-persen-ini-penyebabnya.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari

Leave A Reply

Your email address will not be published.